Tidak Sempat Menangis

Suatu hari ada seorang kakek-kakek yang lagi nangis sambil menghadap tanaman sayurannya,tiba-tiba datang cucunya yang baru pulang sekolah.

Sicucunya kaget ngedapetin sang kakek sedang nangis sendirian di kebun samping rumahnya itu maka ditanyalah sang kakek oleh cucunya tadi. …….baca selanjutnya

Mengganti Warna Cat

Kabul seorang Pengusaha yang kaya. Sering kali dia membuat kejutan buat isterinya, maksudnya mau menyenangkan dan memanjakan sang isteri.

Meskipun Kabul punya beberapa pembantu, tetapi ia senang mengerjakan sendiri segala sesuatu yang berhubungan dengan rumahnya. Seperti hari itu, ketika isterinya masih tergolek bermalas-malasan di tempat tidur yang empuk. …..baca sejlanjutnya

Menuruti Pesan Majikan

Seorang suami yang sangat otoriter namun sangat perhatian sama istrinya mendapat tugas belajar selama setahun di eropa. Seperti biasa sebelum dia pergi, dia selalu mengingatkan para pembantunya untuk mengerjakan tugasnya masing-masing tanpa perlu menunggu perintah darinya.

Berhubung mereka baru mempekerjakan seorang tukang kebun baru, maka dia menjelaskan panjang lebar mengenai tugasnya. Maklum orang baru dari desa, maka agak sedikit sulit untuk membiasakan diri dikota apalagi dengan tugasnya yang agak tidak biasa itu.

Suami : “Kamu mengerti semua tugasmu Paijo?”
Paijo : “Sampun doro”
Suami : “Ya..Saya pergi dulu. Jangan lupa lagi tugasmu ya”
Paijo : “Engge doro”

Setahun kemudian, sang suami pulang dan alangkah terkejutnya dia ketika melihat istrinya sedang hamil. Belum sempat ia berbicara, istrinya sudah langsung membentak.

Istri : “Papaaa…!!! Papa pesan apa sama si Paijo sebelum berangkat!”
Suami : “Eng…eh…anu.. apa yach?”
Istri : “Si Paijo dah berani kurang ajar, kalo lagi hujan!. Katanya, semuanya pesan dari Papa!”
Suami : “Pesan apa? yang mana?
Istri : “Paijo… sini cepat!”
Paijo : “Sampun doro.! Ada apa?”(..bingung..)
Istri : “Paijo dipesen apa sama bapak?”
Paijo : “Anu doro! kata bapak, kalo hujan dan si iyem lagi ga ada, kamu harus cepat angkat baju, dan burungmu masukin kedalam kandang ibu!”
Suami : (..marah..)”Dasar pembantu begok, yang saya suruh kalo hujan dan si iyem lagi ga ada, kandang burungnya diangkat kedalam dan baju ibu kamu masukin”
Iyem : (..Cengengesan..)dalem hati :”Sukurin, makanya perintah doro jangan selalu kamu turutin, kalo saya mau nurutin anak saya sekarang bisa duapuluh”

Pasien Datang Kepagian

Seorang Ibu dan seorang anaknya datang ke ruang praktek seorang Dokter di suatu pagi hari. Padahal Dokter itu belum memulai prakteknya.

Ibu itu kelihatan panik dan mengetuk pintu Dokter itu dengan keras dan berulang-ulang; sambil membawa anaknya yang matanya melotot – hampir keluar.

Dokter keluar dari ruangannya dan si Ibu langsung menyerbu dengan suara yang panik : “Dokter, dokter, tolong anak saya. Dari pagi matanya melotot terus seperti ini.”

Dokter : “Waduh saya belum praktek Bu. Ini masih terlalu pagi.”

Ibu itu tetap ngotot dan berkata : “Saya akan bayar berapa saja, pokoknya sembuhkan anak saya.”

Sang Dokter tidak berdebat lagi langsung mengajak anak itu masuk. Tidak sampai 5 menit Dokter keluar dengan si anak yang telah sehat dan tertawa ceria.

Ibu itu langsung heran dan sambil memeluk anaknya, dia berkata : “Waduh Dokter di kasih obat apa nih, dan saya harus bayar berapa….”

Dokter menjawab enteng : “Gratis Bu, tidak usah bayar, tapi saya ingatkan, Ibu kalau masang bando jangan keras-keras….”

Bagaimana Cara Masuk Surga

Pada suatu hari ada seorang guru yang bertanya kepada muridnya

Guru : “Anak-anak pak guru ini sudah tua , pak guru sudah banyak berbuat baik kepada kalian.Apakah pak guru ini bisa masuk surga ?”

Murid: “TIDAK!!!!!!!”

Guru : “Lho mengapa tidak bisa ? pak guru kan sudah sering berbuat baik kepada kalian.”

Murid: “TIDAK!!!!!!!”

Guru : “Kalau begitu pak guru akan bertanya kpada kalian.bagaimana caranya agar pak guru dapat masuk surga ?”

Murid: “caranya pak guru harus meninggal dunia dulu baru bisa masuk surga”

Guru : “Dasar kalian kurang ajar !!!!!!”

Habis Gelap Terbitlah Terang

Seorang guru bertanya pada muridnya tentang peribahasa.

Guru: “Apa arti peribahasa habis gelap terbitlah terang, anak-anak?”

Murid: “Itu sih gampang Bu, artinya ketangkep basah�”, salah satu murid menjawab.

Guru: “Maksudnya?”

Murid: “Ya maksudnya lagi enak-enak gelap-gelapan, eh lampunya dinyalain.”

Guru: “!@*&^@#*^$#*&!”

Jauhi Istri Saya

Di sebuah desa, seorang pria mendatangi rumah seorang petani, kemudian mengetuk pintu. Ketika istri petani itu membuka pintu, pria itu bertanya apakah wanita itu mengerti cara berbungan seks dengan baik.

Mendengar pertanyaan seperti itu, tentu saja istri petani menjadi marah dan berkata, “Pergi kamu!!” hardiknya sambil membanting pintu. …….baca selanjutnya