Film “Merah-Putih”, trilogi perang pertama di Indonesia

Setelah film-film bertema nasionalis seperti, “Garuda di Dadaku” dan “King”, akan muncul film bertemakan nasionalis dengan judul film “Merah Putih.” Hebatnya lagi film drama perang ini akan dibuat menjadi tiga series alias trilogi. Film yang rencananya akan premier tanggal 13 Agustus ini, selain sebagai kado hari kemerdekaan 17 Agustus, juga dimaksudkan untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme bangsa Indonesia. Seperti pernyataan sang sutradara, Yadi Sugandi :
“Kecintaan terhadap bangsa ini kok rasanya mulai luntur ya. Sebagian orang mulai ada yang lupa bait atau lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya. Ada pula yang lupa kalau diminta menyebutkan Butir-Butir Pancasila,” katanya.
“Film ‘Merah Putih’ adalah kisah tentang persatuan yang telah membuat kita berhasil memenangkan kemerdekaan, dam mencoba menelusuri kembali jejak tragedi, roman, humor, serta petualangan para gerilyawan yang berasal dari kelas, etnis, dan agama yang berbeda namun bersatu untuk kemerdekaan Indonesia,” tambah Yadi.
Yadi Sugandi sendiri termasuk sineas yang berpengalaman. Beberapa film seperti “Laskar Pelangi”, “Under The Tree”, “Tiga Hari untuk Selamanya” dan “The Photograph”, telah sukses digarap oleh Yadi sebagai penata gambar.
Untuk menghasilkan kualitas terbaik maka film “Merah Putih” melibatkan kru profesional dan handal. Tidak tanggung-tanggung beberapa kru film Holywood dilibatkan dalam pembuatan film ini.
“Merah Putih” dibesut dalam format seluloid 35 millimeter dengan tim internasional yang terdiri atas ahli efek khusus (special effects) dan veteran perfilman Hollywood yakni Koordinator efek khusus dari Inggris Adam Howarth (Saving Private Ryan, Blackhawk Down), Koordinator pemeran pengganti (stunt) Rocky McDonald (Mission Impossible II, The Quiet American).
Make-up dan visual effects oleh Rob Trenton (The Dark Knight), Konsultan ahli persenjataan adalah John Bowring (Crocodile Dundee II, The Matrix, The Thin Red Line, Australia, X-Men Origins:Wolverine) dan Asisten Sutradara adalah Mark Knight (December Boys, Beautiful).
Para pemeran pun berusaha untuk memerankan peran masing-masing dengan sebaik mungkin. Mereka pun harus mengikuti latihan militer selama sepuluh hari bagi pemeran tentara.

Info film Merah-Putih :

  • Release Date : 13 Agustus 2009
  • Genre : Drama Perang
  • Studio : Media Desa & Margate House
  • Website: http://www.filmmerahputih.com.
  • Facebook : http://www.facebook.com/pages/Film-Merah-Putih/107182951996.
  • Starring : Lukman Sardi, Darius Sinathrya, Donny Alamsyah, T Rifnu Wikana, Zumi Zola, Rahayu Saraswati, Astri Nurdin.
  • Screenplay By : Rob Allyn & Conor Ally
  • Directed By : Yadi Sugandi
  • Produced By : Hashim Djojohadikusumo, Rob Allyn, Jeremy Stewart
  • Plot Outline : Berlatar sejarah otentik perjuangan Indonesia untuk kemerdekaan pada tahun 1947 ketika terjadi Agresi Militer Belanda pimpinan Van Mook yang menyerang jantung kaum republik di Jawa Tengah, MERAH PUTIH merupakan kisah fiksi bercerita tentang sekelompok pejuang kemerdekaan yang harus bersatu untuk bertahan dari pembunuhan, berjuang sebagai pejuang gerilya, untuk menjadi anak-anak bangsa sesungguhnya, terlepas dari konflik pribadi yang tajam dan perbedaan yang besar dalam kelas sosial, suku, daerah asal, agama, dan kepribadian.

Menarik untuk menyaksikan film yang “konon” menghabiskan dana 6 juta dollar US ini. Sedikit mengurangi rasa penasaran, berikut trailer film Merah Putih :

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s